DPR Minta Masyarakat Tak Berikan Stigma Negatif kepada WNI yang Diobservasi

Anggota Komisi IX DPR RI, Saleh Partaonan Daulay mengapresiasi kinerja pemerintah yang telah melakukan observasi 283 warga negara Indonesia (WNI), selama 14 hari di Natuna setelah dievakuasi dari Wuhan, Hubei, China.

“Kita perlu mengapresiasi kerja pemerintah terkait observasi ini. Tidak terasa, waktu 14 hari telah berlalu. Syukur, semuanya dinyatakan sehat. Semoga hari ini mereka sudah bisa berkumpul bersama keluarga masing-masing,” kata Saleh kepada¬†Okezone, Sabtu (15/2/2020).

Saleh mengatakan, pihaknya melihat bahwa prosedur observasi terhadap WNI yang baru pulang dari Wuhan sudah sesuai dengan standar WHO. Ia pun meminta publik tak memberikan stigma negatif kepada WNI usai menjalani rehabilitasi tersebut.

“Karena masa observasinya sudah selesai, tentu mereka sudah bisa dipulangkan ke keluarga masing-masing. Diharapkan, tidak ada stigma negatif yang dialamatkan kepada mereka,” ujarnya.

Politisi PAN itu juga meminta pemerintah memaksimalkan sosialisasi kepada masyarakat agar para WNI yang dievakuasi dari Wuhan itu tidak mendapat stigma negatif lantaran mewabahnya virus korona.

“Upaya sosialisasi itu sudah dilakukan. Mungkin perlu lebih dimaksimalkan lagi. Terutama kepada masyarakat asal ke 283 orang tersebut. Dengan begitu, semuanya memiliki kesepahaman dan pandangan yang sama,” imbuhnya.

Saleh juga meminta pemerintah daerah dari asal WNI tersebut bisa berperan maksimal agar mereka tak mendapat stigma negatif dari masyarakat.

“Pemerintah daerah tentu diharapkan perannya. Saya kira sudah mulai dilibatkan. Saya dengar, besok pada saat penjemputan di Halim perdana kusuma, pihak pemda juga sudah diminta hadir,” tandasnya.

Sumber: https://nasional.okezone.com/read/2020/02/15/337/2168786/dpr-minta-masyarakat-tak-berikan-stigma-negatif-kepada-wni-yang-diobservasi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here