PAN soal RUU HIP Jadi RUU PIP: Ganti Nama Tak Selesaikan Masalah

PDI Perjuangan (PDIP) mengusulkan nama RUU Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) diubah menjadi RUU Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP), sesuai rancangan awal. Menanggapi itu, Wakil Ketua Fraksi PAN Saleh Daulay mengatakan pergantian nama RUU tak akan menyelesaikan permasalahan.

Saleh khawatir, apabila RUU tentang Pancasila tetap dilanjutkan dengan mengganti nama, maka akan menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat, terkait tugas dan fungsi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
“Saya khawatir, jika pembahasan terhadap RUU yang berkenaan dengan Pancasila dilanjutkan akan menimbulkan kecurigaan di kalangan masyarakat. Sebab, perdebatan terkait RUU HIP saja sudah memecah belah pikiran dan pandangan masyarakat. Kalau dilanjutkan dengan merubah judul, dipastikan tidak akan menyelesaikan masalah,” kata Saleh kepada wartawan, Sabtu (27/6).
“Malah sebaliknya, tetap akan mendapatkan penolakan dari masyarakat luas. Kalau hanya untuk sekedar mengatur tugas dan fungsi BPIP, cukuplah dengan perpres saja. Sejauh ini, tidak ada kendala. Kegiatannya sudah jalan. Kenapa diperlukan payung hukum lain dalam bentuk UU?” sambung Saleh.
Ketua DPP PAN itu pun meminta agar seluruh pembahasan RUU mengenai Pancasila dihentikan sepenuhnya. Menurutnya, sosialisasi ideologi Pancasila diserahkan kepada lembaga yang ditugaskan untuk itu yakni MPR, BPIP, perguran tinggi dan sekolah melalui mata pelajaran Pancasila dan pendidikan kewarganegaraan hingga ormas.
“Saran saya sederhana saja. Hentikan saja semua pembicaraan soal RUU yang berkenaan dengan Pancasila. Sebab, tanpa itu pun pembinaan ideologi Pancasila sudah berjalan dengan baik. Penolakan terhadap lahirnya RUU HIP adalah bukti keberhasilan Pancasila telah membumi dan berakar di tengah-tengah masyarakat,” kata dia.Saleh.
Lebih lanjut, Saleh meminta saat ini pemerintah dan DPR untuk fokus menangani pandemi corona yang belum usai.
“Saya melihat, saat ini kita semua tidak memiliki waktu untuk memperdebatkan sesuatu yang sudah bersifat final. Saatnya kita bergotong royong dan bahu-membahu membantu melaksanakan kerja-kerja kemanusiaan di masa COVID ini,” ucap Saleh.
Sumber: https://kumparan.com/kumparannews/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here