Soal Jokowi Bagi-Bagi Sembako, DPR: Pemimpin Sebaiknya Memberi Contoh

Anggota DPR Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay mengingatkan, dalam suasana seperti sekarang, pemimpin dan tokoh masyarakat perlu menjadi contoh. Jika masyarakat diminta berdiam diri di rumah, maka pemimpin pun sebaiknya memberi contoh.

“Saya dengar, Presiden Jokowi juga bagi-bagi sembako, itu memang tindakan baik, beliau sering melakukannya. Tetapi maunya jangan sampai menimbulkan kerumunan, tidak baik jika sampai disorot oleh orang banyak,” kata Saleh kepada Indonesiainside.id, saat dihubungi, Senin (13/4).

Dia menyampaikan, baik Presiden Jokowi atau siapapun sebaiknya tidak membagi-bagikan sembako dengan cara mengumpulkan orang atau berpotensi melahirkan kerumunan. Jika mau memberikan bantuan, kata dia, sebaiknya diantar langsung ke alamat warga, dengan meminta data ke RT dan RW setempat.

“Membantu orang dalam keadaan darurat seperti ini sangat penting. Tetapi, cara penyalurannya mesti dengan tetap menjaga jarak, kalau tidak diberi contoh, khawatir nanti masyarakat malah menirunya,” ucapnya.

Mantan ketum PP Pemuda Muhammadiyah itu menjelaskan, inti dari pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) adalah agar masyarakat bisa menjaga jarak. Sedapat mungkin, kata dia, masyarakat diminta untuk berdiam diri di rumah.

“Tidak ada persentuhan dalam kegiatan keramaian sosial dan tidak ada juga persentuhan secara fisik. Itu dimaksudkan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona,” ujarnya.

Dalam kaitan tersebut, semua pihak diminta dapat mentaati imbauan pemerintah terkait PSBB. Jika status di daerahnya belum PSBB, maka social atau physical distancing harus diterapkan.

“Itu didasarkan atas kesadaran pribadi masing-masing anggota masyarakat,” tuturnya.

 

Sumber: https://indonesiainside.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here